Sabtu, 04 Agustus 2018

Adab Menuntut Ilmu


Dalam Universitas Kehidupan ini ada jurusan ilmu yang ingin saya benar-benar tekuni yaitu "Sabar & Ikhlas".

Jika segala sesuatu yang kita inginkan selalu terwujud/terkabulkan, darimanakah kita akan belajar artinya "Sabar & Ikhlas"??


TUHAN menaruhmu di “tempatmu” yang sekarang, bukan karena “KEBETULAN”.
Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan.MEREKA di bentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA.
(Kutipan dari Buku “Sepatu Dahlan Iskan”)

Dalam universitas kehidupan ini mungkin saya termasuk kedalam orang yang belum lulus pada jurusan "sabar dan ikhlas". Saya masih harus banyak belajar tentang ilmu sabar dan ikhlas, terutama dalam hal ini yaitu dalam menjalani tugas sebagai seorang istri, karena harus dapat menyatukan 2 karakter yang berbeda menjadi satu visi misi yang sama dan mendidik dua anak laki-laki kami yang memang sangat aktif.

Saya dilahirkan dan dibesarkan dari kedua orangtua yang supere duper sibuk bekerja diranah publik, jadi saya paham sekali akan perasaan anak saya saat ini ketika bundanya harus berangkat bekerja. Sebenarnya dari dahulu saya memiliki tekad agar suatu saat saya memiliki anak, anak saya tidak boleh merasakan apa yang saya rasakan dahulu, yaitu ditinggal ibu nya bekerja. Namun apa dikata sampai saat ini saya masih harus bekerja di ranah publik, karena banyak sekali kekhawatiran saya ketika nanti saya harus berhenti bekerja mulai dari A - Z, walaupun suami tidak pernah memaksa saya untuk bekerja. Tetapi tidak dipungkiri pula saya suka baper ketika harus bekerja dan meninggalkan anak-anak saya, apalagi jika anak sulung saya berkata "Aa lebih suka bunda di rumah dan bisa anter jemput sekolah". Saya selalu berjanji dalam hati suatu saat saya harus ikhlas melepaskan pekerjaan saya demi menjaga dan mendidik amanah terbesar yang telah Allah berikan kepada saya, yaitu anak-anak saya.
Saya yakin apa yang terjadi saat ini pada saya yaitu bukan kebetulan tetapi sudah Qodratullah.

Strategi yang saya akan lakukan untuk dapat mempelajari ilmu sabar dan ikhlas, yaitu kerjakan apa yang bisa saya kerjakan dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, lebih mendekatkan diri pada Sang Pemilik Segalanya, mengikuti kegiatan yang positif terutama dalam mempelajari ilmu sabar dan ikhlas (salah satunya yaitu mengikuti perkuliahan di Institut Ibu Profesional), dan bergabung dengan orang-orang yang selalu berpikiran positif.

Dalam Institut Ibu Profesional banyak sekali materi dan hal-hal positif yang saya dapatkan, diantaranya yaitu dalam adab menuntut ilmu itu sendiri. Dari yang telah didapat pada materi "adab menuntut ilmu", perubahan sikap yang saya perbaiki dalam memperdalam ilmu sabar dan ikhlas yaitu bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas, baik di ranah publik atau di dalam rumah.

Satu Harapan saya saat ini yaitu menjadi "Ibu Profesional Kebanggan Keluarga" yang didalamnya ada ilmu sabar dan ikhlas.. Aamiin..

#MIIPBatch6
#NHW1
#IbuProfesionalKebanggaanKeluarga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar